Alkisah, seorang guru membawa mangkuk besar ke hadapan
murid-muridnya, kemudian mengisinya dengan batu-batu besar sambil
bertanya, “Apakah mangkuk ini sudah penuh?”
“Sudah” jawab muridnya.
Kemudian
sang guru mengisi mangkuk itu dengan pasir, hingga pasir itu memenuhi
semua sela antara batu-batu besar tersebut. Sang guru kembali bertanya,
“Sudah penuhkah mangkuk ini?”
Kali ini muridnya terbelah ke dalam
dua kelompok jawaban, ada yang menjawab sudah penuh, dan ada yang
mengatakan belum penuh, meski mereka sendiri kurang jelas.
Kemudian sang guru menyiramkan air ke dalam mangkuk tadi, dan air itu pun membasahi pasir dan memenuhi mangkuk itu.
Tak
lama kemudian guru itu mengambil mangkuk baru yang masih kosong, lalu
diisinya dengan pasir. Sejenak kemudian ia berkata, “Apakah mangkuk ini
masih muat untuk batu-batu besar ini?” spontan para murid mengatakan,
“Tidak.”
Maka seperti itulah kepala kita—ungkap sang guru
memulai nasihatnya—jika diisi dengan hal-hal kecil, maka ia tidak akan
pernah sanggup diisi oleh ide-ide besar. Pikirkanlah ide-ide besar, maka
hal yang kecil akan termuat dengan sendirinya.
Sumber: Facebook
Tidak ada komentar:
Posting Komentar